» Tata Tertib

TATA TERTIB

PENDIDIK, TENAGA KEPENDIDIKAN, DAN PESERTA DIDIK

SMP NEGERI 4 KEBUMEN

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

 

TATA TERTIB PENDIDIK, TENAGA KEPENDIDIKAN, DAN PESERTA DIDIK

SMP NEGERI 4 KEBUMEN

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

BAB I

Ketentuan Umum

Pasal 1

Ketentuan Umum

1.

Tata tertib SMP Negeri 4 Kebumen dimaksudkan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi di sekolah dalam rangka mendukung proses dan hasil pendidikan di  SMP Negeri 4 Kebumen.

2.

Tata tertib yang dibuat mengenai semua unsur sekolah, baik pendidik, tenaga kependidikan, maupun peserta didik.

 

BAB II

Tata Tertib Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Pasal 2

Tata Tertib Pendidik

1.

Pendidik harus sudah di kantor 5 (lima) menit sebelum jam pelajaran pertama dan diperbolehkan pulang sesudah memberitahu/mendapat izin kepala sekolah.

2.

Pendidik harus berpakaian seragam seperti ketentuan yang berlaku.

3.

Apabila pendidik berhalangan masuk kantor, harus ada pemberitahuan/izin kepala sekolah.

4.

Selama jam  dinas, pendidik dilarang meninggalkan kantor tanpa izin kepala sekolah.

5.

Pendidik harus bertanggung jawab  terhadap tugas yang diberikan dan diatur oleh kepala sekolah.

6.

Pendidik yang mengerjakan pekerjaan di luar jam kerja harus ada pemberitahuan/izin kepala sekolah.

7.

Pendidik dilarang mengerjakan pekerjaan kantor/pembelajaran instansi lain di dalam sekolah tanpa izin kepala sekolah.

8.

Pendidik dilarang meminjamkan alat-alat kantor/pembelajaran kepada orang lain.

9.

Pendidik dilarang membawa pulang alat-alat kantor/pembelajaran tanpa izin kepala sekolah.

 

10.

Pendidik dalam melayani kepentingan murid harus ramah dan penuh tanggung jawab.

11.

Pendidik dalam mempergunakan alat-alat pembelajaran harus hemat dan berhati-hati.

 

12.

 

Pendidik harus dapat memelihara dan menjaga kebersihan dan keamanan alat-alat pembelajaran.

 

Pasal 3

Tata Tertib Tenaga Kependidikan

1.

Tenaga kependidikan harus sudah di kantor 10 (sepuluh) menit sebelum jam pelajaran pertama dan diperbolehkan pulang sesudah memberitahu/mendapat izin kepala sekolah.

2.

Tenaga kependidikan harus berpakaian seragam seperti ketentuan pakaian pendidik, kecuali untuk pesuruh dapat memakai sandal/pakaian kerja sesuai dengan tugasnya.

3.

Apabila tenaga kependidikan berhalangan masuk kantor, harus ada pemberitahuan/izin kepala sekolah.

4.

Selama jam  dinas, tenaga kependidikan dilarang meninggalkan kantor tanpa izin kepala sekolah.

5.

Tenaga kependidikan harus bertanggung jawab  terhadap tugas yang diberikan dan diatur oleh kepala sekolah.

6.

Tenaga kependidikan yang mengerjakan pekerjaan di luar jam kerja harus ada pemberitahuan/izin kepala sekolah.

7.

Tenaga kependidikan dilarang mengerjakan pekerjaan kantor lain di dalam sekolah tanpa izin kepala sekolah.

8.

Tenaga kependidikan dilarang meminjamkan alat-alat kantor kepada orang lain.

9.

Tenaga kependidikan dilarang membawa pulang alat-alat kantor tanpa izin kepala sekolah

10.

Tenaga kependidikan dalam melayani kepentingan murid harus ramah dan penuh tanggung jawab.

11.

Tenaga kependidikan dalam mempergunakan alat-alat kantor harus hemat dan berhati-hati.

12.

Tenaga kependidikan harus dapat memelihara dan menjaga kebersihan dan keamanan alat-alat kantor.

 

 

BAB III

Tata Tertib Peserta Didik

 

Pasal 4

1.

Bahwa sesungguhnya peserta didik adalah warga negara yang terdidik, oleh sebab itu sudah seharusnya merupakan warga negara yang baik, loyal, tertib, dan pantas dicontoh.

2.

Bahwa kehidupan peserta didik adalah masa yang paling indah, penting dalam pembentukan fisik, mental, dan karakter untuk menjadi manusia Indonesia seutuhnya, pembangunan yang Pancasilais.

3.

Bahwa sesungguhnya tata tertib peserta didik bukan sekedar kelengkapan sekolah, melainkan merupakan bagian dari kehidupan peserta didik dan merupakan kebutuhan dari peserta didik itu sendiri.

 

 

Tata Tertib Umum

Pasal 5

Tugas dan Kewajiban Peserta Didik

 

1.

Kegiatan Intra Sekolah

 

a.

Waktu Pelajaran Berlangsung

 

 

1)  Para peserta didik wajib datang di sekolah sebelum pelajaran dimulai, tepatnya 5 menit sebelum bel masuk pelajaran pertama sudah ada di lingkungan sekolah.

 

 

2)  Para peserta didik wajib yang bertugas piket wajib datang di sekolah 15 menit sebelum tanda bel masuk pelajaran pertama untuk membersihkan dan merapikan ruang kelas, membuang sampah pada tempatnya, dan menyiapkan alat pembelajaran.

 

 

3)  Ketua atau pengurus kelas yang lain wajib mengingatkan kepada petugas piket untuk melaksanakan tugas dan mengambil buku monitoring kelas pada pagi hari, mengisi, dan mengembalikan pada siang hari.

 

 

4)  Setelah bel tanda masuk dibunyikan, peserta didik segera masuk kelasnya masing-masing dan siap menerima pelajaran secara tertib.

 

 

5)  Kegiatan belajar mengajar diawali dan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh salah seorang siswa yang pelaksanaanya secara bergiliran, baik putra maupun putri.

 

 

6)  Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung peserta didik wajib mengikuti dengan semangat, aktif, dan tertib.

 

 

7)  Peserta didik yang terlambat masuk/datang, sebelum masuk kelas harus lapor kepada guru piket dan minta izin masuk serta menunjukkan kepada guru yang sedang mengajar di kelasnya.

 

 

8)  Lima (5)  sampi sepuluh (10) menit setelah bel tanda masuk, guru belum datang di kelas, ketua atau pengurus kelas yang lain wajib lapor kepada guru piket.

 

 

9)  Selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, peserta didik berkepentingan meninggalkan kelas, harus minta izin kepada guru yang bersangkutan.

 

 

10)    Pada saat pergantian jam pelajaran, peserta didik harus tetap berada di ruang kelas dengan tenang untuk menyiapkan materi pelajaran berikutnya dan menunggu kedatangan guru berikutnya.

 

 

11)    Peserta didik yang berkepentingan sehingga harus meninggalkan kelas selama pembelajaran berlangsung harus seijin guru yang sedang mengajar.

 

b.

Waktu Tidak Ada Pelajaran

 

 

1)  Pada jam istirahat, peserta didik sebaiknya keluar kelas tetapi berada di lingkungan halaman sekolah.

 

 

2)  Pada jam istirahat atau pada jam bebas, peserta didik dilarang jajan di luar sekolah.

 

 

3)  Pada jam bebas, peserta didik wajib tetap berada di lingkungan sekolah.

 

 

c.

Meninggalkan Sekolah

 

 

1)  Para peserta didik pulang sekolah setelah waktu pelajaran selesai.

 

 

2)  Peserta didik yang meninggalkan sekolah waktu pelajaran belum selesai, wajib minta izin kepada guru piket atau kepala sekolah.

2.

Kegiatan Pengembangan Diri dan Ekstrakurikuler

 

a.

Kegiatan Bimbingan dan Konseling

 

 

1)  Setiap peserta didik harus mengikuti program bimbingan dan konseling di bidang bimbingan belajar, individu, sosial, dan karier.

2)  Setiap peserta didik wajib memiliki buku pribadi yang berisi catatan kegiatan bimbingan dan konseling.

 

b.

Kegiatan OSIS

 

 

1)  Setiap peserta didik wajib menjadi anggota OSIS.

2)  Setiap peserta didik wajib mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS.

3)  Setiap peserta didik wajib memenuhi kewajiban administratif sebagai anggota OSIS, misalnya Kartu Anggota OSIS.

 

 

c.

Kerokhanian

 

 

1)  Peserta didik wajib mengikuti kegiatan shalat berjamaah berdasarkan jadwal yang ada (kecuali non Islam).

2)  Bagi peserta didik yang tidak mengikuti sholat berjamaah, berdasarkan hasil musyawarah kelas didenda Rp 1.000,00 (seribu rupiah) dan dimasukkan sebagai kas kelas.

3)  Siswa non muslim menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

4)  Peserta didik wajib mengikuti kegiatan kerokhanian setiap Jumat pagi sesuai keyakinannya, khusus yang beragama Islam membaca Al-Qur’an di kelas masing-masing dengan dipandu dan didampingi guru pendamping.

5)  Peserta didik wajib mengikuti kegiatan peringatan hari besar keagamaan yang diselenggarakan di sekolah.

 

d.

Kegiatan Ekstrakurikuler

 

 

1)  Setiap peserta didik wajib mengikuti ekstrakurikuler yang wajib dan bebas memilih yang sesuai dengan minat masing-masing untuk ekstrakurikuler pilihan.

 

 

2)  Kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan oleh sekolah adalah sebagai berikut.

a)       Pendidikan karakter, akhlak, dan kepribadian

b)       TIK

c)       Pramuka

d)       Menjahit

e)       PMR

 

 

f)        Seni (Tari)

e)    Mapel (Ujian Nasional dan Olimpiade)

f)     Olah Raga (Basket, Takraw, Bela diri, Volly, dan Sepak Bola)

g)    Paskibra

h)    Kerokhanian Islam (Shalat Berjamaah dan Kajian Al-Qur’an)

i)      Pecinta Lingkungan

 

 

3)  Kegiatan ekstrakurikuler dibina oleh guru pembina dan dibantu oleh pembantu pembina atau siswa yang lebih mampu.

 

e.

Upacara Bendera

 

 

1)   Upacara Hari Senin

a)    Setiap peserta didik wajib mengikuti upacara bendera.

b)    Sepuluh (10) menit sebelum upacara dimulai, peserta didik harus sudah siap di sekolah.

c)     Pakaian seragam upacara adalah seragam OSIS lengkap (atribut OSIS, tanda kelas, identitas, ikat pinggang identitas, kaos kaki identitas, sepatu hitam bertali, kaos kaki identitas, dan topi).

d)    Setelah bel tanda upacara bendera dibunyikan, peserta didik segera menempatkan diri pada pasukannya masing-masing.

e)    Peserta didik putra dan putri berbaris sendiri-sendiri sesuai kelasnya dengan formasi postur tubuh pendek menempati baris depan disusul ke belakang sesuai urutan ketinggian postur badan.

f)     Ketua kompi wajib mengatur dan bertanggung jawab atas ketertiban dan kerapian pasukan masing-masing.

g)    Selama upacara bendera berlangsung, peserta didik wajib mengikuti dengan tertib, tenang, dan hikmat serta dilarang berbicara atau kegiatan lain yang mengganggu kekhidmatan upacara.

h)    Setiap upacara, ketua kelas wajib mengabsen anggotanya.

i)      Untuk peserta didik yang tidak menaati tata terti upacra dibuat pasukan tersendiri.

2)   Upacara Hari Besar Nasional

a)    Untuk upacara hari besar nasional yang dilaksanakan di luar sekolah, pakaian seragam menyesuaikan.

b)    Untuk upacara hari besar nasional yang dilaksanakan di sekolah, peserta, petugas, dan pelaksanaannya menyesuaikan dengan ketentuan.

3)   Petugas Upacara

a)    Lima belas (15) menit sebelum upacaa dimulai, pengurus OSIS harian, Seksi Bidang yang berkepentingan, dan  petugas harus sudah hadir di sekolah untuk mempersiapkan perlengakapan upacara.

b)    Petugas upacara harus berlatih terlebih dahulu pada waktu sebelum pelaksanaan upacara.

c)     Setelah selesai upacara, pengurus OSIS harian, Seksi Bidang yang berkepentingan, dan  petugas harus merapikan perlengakapan upacara

3.

Ketertiban, Keamanan, dan Keindahan

 

a.

Gedung Sekolah, Halaman, dan Peralatannya

 

 

1)  Setiap peserta didik wajib menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan kelas, lingkungan, dan halaman sekolah.

 

 

2)  Setiap peserta didik wajib menciptakan keindahan kelas dan lingkungan sekolah.

 

b.

Ketertiban Kelas

 

 

1)  Pengurus Kelas

 

 

a)    Setiap kelas wajib membentuk pengurus kelas yang dibentuk secara demokratis dengan dipandu oleh wali kelas.

 

 

b)    Susunan pengurus kelas meliputi:

(1)   ketua dan wakil ketua;

(2)   sekretaris I dan II;

(3)   bendahara;

(4)   seksi-seksi sesuai kebutuhan, antara lainn seksi perpustakaan, keamanan, kebersihan, kesegaran jasmani, dan kerokhanian.

 

 

c)     Pengurus kelas bertanggung jawab atas tugasnya masing-masing.

 

 

2)  Petugas Piket Kelas

 

 

a)    Setiap kelas wajib membentuk regu piket.

b)    Setiap siswa wajib menjadi anggota regus piket di kelasnya.

c)     Anggota regu piket disesuaikan jumlahnya sehingga setiap hari ada petugasnya (jumalah siswa di kelas dibagi menjadi 6 regu piket sesuai hari efektif pembelajaran).

d)    Setiap regu piket bertugas sesuai jadwal

e)    Setiap anggota piket wajib hadir lebih awal, yaitu lima bekas (15) menit sebelum jam pembelajaran.

f)     Setiap anggota regu piket bertugas menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan kelas dipantau oleh pengurus kelas.

 

 

3)  Kelengkapan Administrasi Kelas

 

 

a)    Setiap kelas dilengkapi buku presensi dan jurnal pembelajaran.

b)    Pengurus kelas bertanggung jawab atas pengisian presensi dan jurnal kelas.

c)     Daftar pengurus kelas dan regu piket harus dibuat dan ditempel di dinding kelas.

d)    Ruang kelas dapat dihias asal rapi dan tetap menjaga kebersihan gedung.

e)    Surat-surat ijin tidak masuk atau terlambat disimpan secara rapi.

 

 

c.

Pakaian  Seragam

 

 

1)  Setiap peserta didik wajib berpakaian sesuai dengan ketentuan sekolah.

 

 

2)  Seragam OSIS Putra

a)    Kemeja warna putih dan dimasukkan celana.

 

 

 

b)    Celana pendek model biasa, panjang celana 5 - 10 cm di atas lutut.

c)     Ikat pinggang identitas.

d)    Kaos kaki warna putih beridentitas.

e)    Sepatu warna hitam bertali.

f)     Seragam OSIS dipakai di hari Senin dan Selasa.

 

 

 

3)  Seragam OSIS Putri

a)    Model dan kelengkapan sama dengan pakaian putra dan dimasukkan ke dalam rok.

b)    Untuk rok panjang 5 cm di bawah lutut.

 

 

 

4)  Seragam Identitas Putra

a)    Kemeja warna identitas dan dimasukkan celana.

b)    Celana pendek model biasa, panjang celana 5 - 10 cm di atas lutut.

c)     Dasi identitas

d)    Ikat pinggang identitas.

e)    Kaos kaki warna putih beridentitas.

f)     Sepatu warna hitam bertali.

g)    Dipakai di hari Rabu dan Kamis.

 

 

 

5)  Seragam Identitas Putri

a)    Model dan ketentuan lain sama dengan pakaian  identitas putra dan dimasukkan ke dalam rok.

b)    Untuk rok panjang sampai mata kaki.

 

 

 

6)  Pakaian Seragam Pramuka

a)    Ketentuan mengikuti seragam pamuka penggalang, baik putra maupun putri.

b)    Dipakai di hari  Jumat  dan Sabtu.

 

 

 

7)  Pakaian Seragam Olahraga

a)    Seragam olahraga ditentukan oleh guru olahraga dengan mempertimbangkan usulan dari peserta didik.

b)    Seragam olahraga dipakai pada saat pelajaran olahraga atau kegiatan lain yang relevan

 

 

 

8)  Seragam Lain

a)    Seragam khusus dipakai pada saat kegiatan-kegiatan khusus, misalnya pergelaran atau peringatan hari besar agama atau nasional.

b)    Seragam harian secara khusus, misalnya jilbab atau celana panjang bagi peserta didik putra diperbolehkan hanya dengan memperhatikan aspek keyakinan dan seijn kepala sekolah.

c)     Pakaian pada saat berkepentingan dengan urusan sekolah harus sopan dan bersepatu.

 

 

d.

Dandanan

 

 

 

1)  Setiap peserta didik tidak dibenarkan bersoleh dengan memakai perhiasan yang berlebihan.

2)  Setiap peserta didik tidak boleh melipat bagian bawah celana dan lengan baju.

 

 

3)    Peserta didik putra tidak dibenarkan memakai kalung, anting, dan gelang.

4)    Peserta didik putra tidak diperbolehkan berambut panjang (maksimal 5 - 8 cm) dan dilarang bergaya yang macam-macam, seperti kucir, punk, godeg panjang, atau gaya yang tidak wajar lainnya.

5)    Setiap peserta didik tidak dibenarkan mengecat/menyemir rambut menjadi coklat dan sebagainya.

6)    Setiap peserta didik tidak dibenarkan berdandan berlebihan.

 

e.

Peringatan Hari Besar Agama atau Nasional

 

 

1)   Setiap peserta didik wajib mengikuti peringatan haris besar agama atau nasional yang diselenggarakan oleh sekolah.

2)   Ketua kelas wajib mengatur dan bertanggung jawab atas ketertiban dan kerapian pasukan masing-masing.

3)   Selama peringatan hari besar agama atau nasional berlangsung, peserta didik wajib mengikuti dengan tertib, tenang, dan hikmat.

4)   Untuk peringatan haris besar agama atau nasional yang dilaksanakan di luar sekolah, pakaian seragam menyesuaikan.

 

f.

Tempat Parkir Sepeda

 

 

1)  Siswa wajib menuntun sepeda setelah masuk pintu gerbang sampai tempat parkir.

2)  Sepeda diparkir pada tempat yang telah ditentukan dalam keadaan rapi dan terkunci.

3)  Pada kegiatan sore hari atau waktu lain, sepeda harus diparkir di tempat parkir, bukan di halaman depan.

4)  Setiap sepeda wajib dilengkapi standar dan kunci pengaman.

5)  Kerusakan atau kehilangan sepeda menjadi tanggung jawab pemilik atau peserta didik.

6)  Petugas yang berkepentingan berwenang mengambil tindakan secara wajar atas sepeda yang diparkir tidak di tempatnya atau tidak dilengkapi dengan kelengkapan sebagaimana mestinya.

7)  Tempat parkir bukan tempat bermain, sehingga setiap peserta didik dilarang bermain atau berada di tempat parkir pada waktu jam pelajaran atau istirahat.

 

f.

Lain-lain

 

 

1)     Setiap peserta didik tidak dibenarkan membawa rokok/merokok di lingkungan sekolah, kaset porno, narkoba, senjata tajam, Hand Phone (HP), atau barang-barang lain yang tidak sesuai dengan kepentingan pembelajaran.

2)     Setiap peserta didik tidak dibenarkan melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban sekolah.

 

         

 

4.

Kredit Poin Pelanggaran dan Prestasi Peserta Didik

 

a.

Kredit Poin Pelanggaran

 

 

1)   Setiap pelanggaran tata tertib diberikan kedit poin.

2)   Besaran kriedit poin sesuai tingkat pelanggaran.

3)   Ketentuan lengkap sebagai berikut.

 

No

Jenis Pelanggaran

Poin

A.

Penggaran Administrasi                      

 

 

1.

Manipulasi surat izin tidak masuk

5

 

2.

Mengganti nilai pada rapor

30

 

3.

Menyalahgunakan uang sekolah, iuran-iuran lain, atau iuran insidental

10

B.

Penggaran Etika

 

1.

Melecehkan atau mengejek sesama teman

10

 

2.

Merayakan pesta ulang tahun di sekolah yang mengganggu ketertiban dan mengotori lingkungan kelas atau sekolah, misalnya siram air, tabur bunga atau gandum, lempar telur, atau kegiatan sejenisnya.

25

 

3.

Melecehkan warga sekolah, baik secara fisik maupun dalam penggunaan bahasa terhadap pendidik, tenaga kependidikan, atau warga sekoalh yang lain.

25

 

4.

Melakukan perbuatan mesum atau tidndakan asusila.

100

 

5.

Menikah, hamil, atau tindakan yang menyebabkan kehamilan.

100

C.

Pelanggaran Kedisiplinan

 

1.

Terlambat datang masuk sekolah

5

 

2.

Tidak lengkap memakai atribut perjenis

5

 

3.

Tidak hadir dalam kegiatan ekstrakurikuler

10

 

4.

Jajan di luar sekolah pada jam belajar efektif.

15

 

5.

Rambut panjang,  mengecat rambut, atau gaya rambut tidak wajar.

20

 

6.

Alpa atau membolos

10

 

7.

Tidak ikut upacara bendera/upacara hari besar nasional

10

 

8.

Melompat pagar atau menerobos pagar sehingga masuk atau keluar dari lingkungan sekolah.

15

 

9.

Corat-coret tembok, bangku, meja, kursi, dan fasilitas sekolah yang lain, baik dengan alat tulis,  tip ex, atau peralatan yang lain.

20

 

10.

Membawa rokok atau merokok di lingkungan sekolah dan membawa hand phone (HP) pada jam belajar efektif.

10

 

11.

Merusak sarana prasarana sekolah, seperti kaca, pintu, kran, atau sejenisnya,  dan harus menggantinya.

25

 

12.

Tidak melaksanakan tugas piket harian

15

 

13.

Menerima tamu atau anak lain tanpa seijin guru atau guru piket.

10

 

14.

Tidak ikut shalat berjamaah yang sudah ditentukan sekolah.

10

 

15.

Menempatkan sepeda bukan pada tempatnya.

5

 

16.

Membuang sampah bukan pada tempatnya atau lewat jendela kelas.

10

 

17.

Tidak ikut latihan upacara atau upacara pada jadwal yang telah ditentukan sekolah.

20

 

18.

Keluar kelas atau ruangan belajar pada saat jam pelajaran tanpa izin atau alasan yang jelas, termasuk pada jam kosong atau guru sedang ada kepentingan lain.

5

 

19.

Menaiki sepeda di halaman sekolah, yaitu mulai dari pintu gerbang.

10

D.

Pelanggaran Pidana atau Tindakan Kriminalitas

 

1.

Membawa atau menggunakan senjata tajam, senjata api, bahan peledak, atau bahan erbahaya lainnya.

50

 

2.

Membawa buku porno, gambar porno, kaset porno, CD blue, atau barang-barang sejenisnya.

25

 

3.

Membawa, menggunakan, atau mengedarkan narkotika dan sejenisnya.

75

 

4.

Berkelahi di lingkungan sekolah.

25

 

5.

Berkelahi di luar sekolah.

25

 

6.

Mabuk atau membawa minuman keras dan sejenisnya di sekolah.

50

 

7.

Mabuk di luar sekolah.

30

 

8.

Membawa peralatan judi, seperti kartu remi, domino, dadu, atau yang lain serta  melakukan judi atau tindkan yang sjenisnya.

40

 

9.

Mencuri di lingkungan sekolah.

50

 

10.

Mencuri di luar sekolah.

50

 

11.

Membawa atau menggunakan kunci pas, kunci Inggris, obeng dan lainnya untuk kejahatan di sekolah.

50

 

12.

Melakukan tindakan kekerasan terhadap pendidik dan tenaga kependikan.

100

 

13.

Melakukan tindakan pemerkosaan atau tindakan yang menyebabkan kehamilan.

100

 

14.

Melakukan pemerasan, pengompas, pemalakan, atau tindakan sejenisnya.

50

 

15.

Melakukan perampokan, penjambretan, penodongan, dan tindakan yang sejenisnya.

100

 

 

 

b.

 

Kredit Poin Prestasi

 

 

 

1.  Setiap prestasi diberikan kedit poin.

2.  Besaran kredit poin sesuai tingkat prestasi yang dicapai.

3.  Ketentuan lengkap sebagai berikut.

 

 

 

 

 

 

 

No.

Prestasi

Poin

1.

Sebagai pengurus harian kelas

3

2.

Sebagai pengurus harian OSIS

8

3.

Sebagai pengurus harian Dewan Keamanan

5

4.

Rangking I di kelas paralel

40

5.

Rangking I di kelasnya

25

6.

Menjadi juara I tingkat kecamatan

15

7.

Menjadi juara tingkat kawedanan

20

8.

Menjadi juara tingkat kabupaten

25

9.

Menjadi juara tingkat propinsi

50

10.

Menjadi juara tingkat nasional

75

 

 

 

 

 

 

 

5.

Kriteria Penilaian, Sanksi, dan Penghargaan

 

 

a.

Penilaian Kredit Poin Pelanggaran

 

 

 

 

No.

Jumlah Kredit

Pelaksanaan dan Pelayanan

1.

0 - 10

Guru yang terkait langsung membimbing pada yang bersangkutan

2.

10 - 25

Wali kelas,  Guru BK  dan  Orang tua/Wali mengadakan musyawarah/ kesepakatan

3.

25 - 50

Waka, Ur. Kurikulum, Ur. Kesiswaan, Guru BK  dan Wali kelas serta Orang tua peserta didik menyaksikan peserta didik membuat surat pernyataan di atas materai

4.

50 - 75

Kepala Sekolah memanggil orang tua atau wali peserta didik untuk memberi peringatan yang kedua sebagai perningatan terakhir

 5.

75 - 100

Penyelesaian kasus oleh Kepala Sekolah, Waka, Ur. Kurikulum, Ur. Kesiswaan, Wali kelas,  Guru  BK,  Guru  mata  pelajaran  dan  Orang tua  peserta didik  untuk mengambil keputusan untuk dikeluarkan

 

 

 

b.

Penilaian Kredit Poin Prestasi

 

 

 

1)

Bila seorang peserta didik telah memenuhi nilai 75 - 100 mendapat bingkisan/hadiah dari sekolah berupa alat tulis menulis.

 

 

 

 

2)

Seorang peserta didik hanya berhak mendapat 1 (satu) penghargaan

 

 

 

 

3)

Yang dimaksud kejuaraan meliputi :

 

 

 

 

 

a) Olahraga

 

 

 

 

 

b) Seni : Lukis, Suara, Tari, dan Baca Al-Qur’an

 

 

 

 

 

c) Pramuka dan PMR

 

 

 

 

 

 

d) Bidang lain yang relevan dengan pendidikan.

 

 

 

 

c.

Catatan

 

 

 

 

 

1)

Pada batas waktu tertentu atau kerdit poin pelanggaran mencapai angka 100 maka peserta didik  dapat dikeluarkan

 

 

 

 

2)

Angka kredit ini berlaku 1 (satu) tahun pelajaran.

 

 

 

 

 

3)

Angka kredit ini merupakan tanggung jawab :

 

 

 

 

 

 

a) Kepala Sekolah

 

 

 

 

 

 

b) Wakil Kepala Sekolah

 

 

 

 

 

 

c) Ur. Kurikulum dan Kesiswaan

 

 

 

 

 

 

d) Guru BK

 

 

 

 

 

 

e) Wali kelas

 

 

 

 

 

 

f) Guru Mata Pelajaran

 

 

 

 

 

 

g) Tenaga kependidikan SMP Negeri 4 Kebumen

 

 

 

 

 

 

                     

BAB IV

Sanksi

 

Pasal 5

Sanksi

1.

Sanksi merupakan tindakan untuk menegakkan tata tertib bagi yang melanggar.

 

2.

Pemberian sanksi dilaksanakan secara pedagogis.

 

3.

Jenis dan tingkatan sanksi adalah sebagai berikut.

 

 

 

a.

Peringatan lisan secara langsung kepada yang melanggar.

 

 

 

b.

Peringatan tertulis kepada yang melanggar dengan tembusan kepada pihak terkait.

 

 

c.

Diskors atau dibebastugaskan untuk jangka waktu yang ditentukan.

 

 

d.

Diusulkan untuk dimutasikan atau dikeluarkan dari sekolah.

 

 

BAB V

Penutup

 

Pasal 6

Ketentuan Penutup

1.

Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian.

2.

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.