Kebumen, 10 Agustus 2026 — SMP Negeri 4 Kebumen kembali melaksanakan kegiatan Layanan LENTERA INKLUSI (Layanan Pendampingan Terpadu Peserta Didik Inklusi) melalui kegiatan pengembangan keterampilan life skill. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh 9 peserta didik berkebutuhan khusus dengan didampingi oleh Guru Pendamping Khusus (GPK) dan guru yang terlibat dalam layanan inklusi.
Pada kegiatan kali ini, peserta didik mendapatkan pendampingan untuk mempraktikkan keterampilan membuat es buah. Kegiatan tidak hanya diarahkan pada kemampuan menghasilkan sebuah produk, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran keterampilan hidup yang dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan, pelaksanaan, peliputan, hingga presentasi hasil kegiatan.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, orang tua/wali peserta didik terlebih dahulu mendapatkan undangan untuk berkoordinasi dan mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Keterlibatan orang tua ini menjadi bagian penting dalam Layanan LENTERA INKLUSI karena proses pendampingan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga melibatkan dukungan keluarga. Dengan persiapan tersebut, peserta didik dapat mengikuti kegiatan secara lebih terarah dan memperoleh pengalaman nyata dalam mempersiapkan kebutuhan sebuah kegiatan.
Dalam proses pembuatan es buah, peserta didik mendapatkan pendampingan secara bertahap. Guru Pendamping Khusus memastikan setiap peserta didik dapat mengikuti proses sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.
Peserta didik tidak sekadar diarahkan untuk mengikuti langkah pembuatan es buah, tetapi juga belajar berbagai keterampilan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti mengenali alat dan bahan, mempersiapkan kebutuhan, mengikuti tahapan kerja, bekerja sama, menjaga kebersihan, serta menyelesaikan tugas hingga menghasilkan sebuah produk.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari prinsip Layanan LENTERA INKLUSI yang memberikan kesempatan kepada peserta didik berkebutuhan khusus untuk mengembangkan potensi dan kemandirian melalui pengalaman belajar yang nyata.
Menariknya, rangkaian kegiatan juga mencakup peliputan dan presentasi hasil kegiatan. Peserta didik tidak hanya melakukan praktik, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk mendokumentasikan proses dan menyampaikan hasil kegiatan.
Pada tahap presentasi, hasil kegiatan ditampilkan menggunakan layar IFP (Interactive Flat Panel). Peserta didik diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman dan hasil kegiatan di hadapan guru dan teman-temannya.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh karena peserta didik belajar dari persiapan → praktik → dokumentasi → pengolahan hasil → presentasi.
Kegiatan life skill membuat es buah menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Layanan LENTERA INKLUSI di SMP Negeri 4 Kebumen. Melalui kegiatan yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, kepercayaan diri, komunikasi, kerja sama, dan kemandirian.
Layanan LENTERA INKLUSI tidak memandang peserta didik berkebutuhan khusus hanya sebagai penerima layanan, tetapi memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, mencoba, menghasilkan karya, dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
Melalui pendampingan yang melibatkan sekolah, Guru Pendamping Khusus, orang tua/wali, dan peserta didik, SMP Negeri 4 Kebumen terus berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif, bermakna, dan berorientasi pada perkembangan potensi setiap peserta didik.
Melatih Kerjasama dan Gotong Royong Melalui Kegiatan Persami
Upacara HUT Kebumen Ke-394
Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78